Hidup Sehat Dengan Rajin Mengkonsumsi Jamur

Aibeic blogHidup sehat dengan rajin mengkonsumsi jamur - Tahukah kamu, jauh dimasa dulu ternyata jamur telah lama digunakan atau dimanfaatkan manusia bahkan dalam masa ribuan tahun yang lalu. Digunakan baik sebagai pendamping makanan maupun sebagai obat herbal.

Manfaat Jamur

Berbagai studi dan penelitian menunjukkan bahwa jamur dapat secara signifikan meningkatkan produksi serta aktivitas sel darah putih.

Menurut pakar ahli gizi Dr.Douglas Schar, direktur pada sebuah perguruan tinggi di Inggris yaitu Institute of Herbal Medicine mengungkapkan bahwa jamur sangat baik sebagai antitoksin untuk mengatasi masalah infeksi. Jamur yang disebut juga mushroom dalam bahasa Inggris ini termasuk dalam golongan fungi atau cendawan.


Ada fakta menarik perihal jamur

Sesungguhnya jamur yang populer sebagai tumbuhan bahan panganan kaya gizi ini dipilih bukan karena kandungan gizinya ya, melainkan citarasanya yang sangat khas dan eksotik... apalagi disajikan dengan cara yang spesial.

Rasa dan aroma dari jamur yang telah dimasak akan menebarkan aura rasa kenikmatan tersendiri yang sungguh khas sekali.

Tingginya kandungan asam glutamat pada jamur menyebabkan aroma dan citarasa ini muncul saat dimasak. Selain kandungan asam glutamat yang menguatkan rasa, jamur juga memiliki kandungan protein jamur, yaitu terdiri asam amino esensial dan non esensial yang ikut mempengaruhi rasa.

[Baca juga:
Bagaimana Cara Efektif Mengobati Jerawat Secara Alami]


Pakar gizi menyebutkan Kandungan asam amino lisin pada jamur jumlahnya tertinggi daripada asam amino esensial dari jenis nabati lainnya. Hal ini tentu memberi kabar gembira sebabnya kandungan asam amino lisin pada bahan makanan pokok seperti beras, jagung, umbi-umbian itu sangat rendah. Jika dikombinasikan makanan pokok dan jamur sebagai lauk pauknya ini akan sangat baik dan proporsional jika ditinjau dari segi gizi.

Perlu juga diketahui, diantara kelompok asam amino nonesensial yang ada maka kandungan kadar aspartat dan asam glutamat lah yang tertinggi. Kemudian ditinjau dari perannya, kedua asam amino ini memiliki kontribusi yang sangat penting terhadap aroma dan cita rasa jamur.

Jangan dilupakan, kandungan
lemak dan energi pada jamur itu sangat rendah, maka tak heran jamur sangat disukai sebagai makanan pelangsing. Hal itu tak lepas dari kandungan lemak jamur yang hanya 1,08-9,4 persen berat kering, terdiri asam lemak bebas, digliserida, monogliserida, trigliserida, ester sterol, dan fosfolipid.

Kemudian Asam lemak utama dari jamur adalah asam oleat, palmitat, serta linoleat, yang merupakan asam lemak esensial.

Vitamin yang terkandung pada Jamur ada bermacam-macam vitamin (kecuali vitamin A) seperti: tiamin (vitamin B1), riboflavon (vitamin B2), dan kandungan asam nikotinat yg cukup tinggi. Kandungan mineral utama pada jamur adalah kalium dan fosfor.

Selain itu juga jamur merupakan sumber zat yang sangat baik karena kaya akan kalsium, natrium, magnesium, seng, tembaga, dan juga zat besi.

[Baca juga:
Bagaimana Memutihkan Gigi Dengan Cara Alami]


Berikut ini beberapa manfaat dari jamur bagi tubuh :


~ Dapat menurunkan berat badan.

Kandungan jamur itu mengandung air sekitar 80-90 yang berkalori rendah. Begitu juga, jamur memiliki sangat sedikit sodium lemak, dan 8-10 persennya dari komponen kering jamur adalah serat. Oleh karena itu makanan yang satu ini direkomendasikan karena sangat ideal dan cocok bagi kita yang sedang melaksanakan program diet dan juga untuk mengatasi gejala hipertensi bagi yang memiliki masalah tekanan darah tinggi.

Jamur disebut kaya akan sumber kalium, suatu zat mineral yang bisa membantu menurunkan tekanan darah pada tubuh dan juga mengurangi resiko stroke. Sebagai perbandingan, satu jamur portabella berukuran sedang mengandung lebih banyak kalium jika bandingkan dgn sebuah pisang ataupun segelas jus jeruk. Untuk satu takar jamur menyediakan 20 hingga 40 % anjuran kebutuhan tembaga harian manusia. Tembaga diperlukan karena merupakan mineral yang mengandung komponen zat sebagai pelindung jantung.


~ Jamur dapat melawan radikal bebas.

Kandungan jamur kaya akan niacin, riboflamin, dan juga selenium. Selenium ini sama seperti halnya peranan vit E. Selenium ini bersama vit E merupakan antioksidan yg bekerja untuk melindungi sel-sel dari kerusakan akibat radikal bebas.

Selain itu, kandungan selenium dalam jamur disamping dpt melawan radikal bebas, juga dpt membantu mencegah dan mengurangi resiko kanker prostat.

Ada sebuah studi yang mempelajari masalah penuaan di Baltimore study. Dari riset ini ditemukan bahwa mereka yang mengonsumsi selenium dengan dosis dua kali lipat dari anjuran harian memiliki risiko 65 % lebih rendah terhadap resiko mengalami kanker prostat.

Pada pria yang mempunyai kadar selenium rendah dalam tubuh berisiko 4-5 kali lebih tinggi mengalami kanker prostat jika bandingkan mereka yang memiliki kadar selenium tertinggi dalam darah.Hal ini cukup perlu untuk mendapat perhatian agar kita tidak meremehkan manfaat jamur bagi kesehatan kita.

[Baca juga:
Bagaimana Mengatasi Bibir Menghitam]


~ Jamur dapat mencegah kanker payudara.

Untuk mencegah kanker payudara bisa diupayakan dengan berbagai cara salah satunya mengkonsumsi jamur kancing.

Jamur kancing mengandung berbagai komponen yang bermanfaat. Adapun fungsinya dapat menghambat aktivitas
aromatase (*enzim ini berperan dalam produksi estrogen) dan 5 alpha reductase (*fungsi enzim ini mengubah testosteron jadi DHT).

Kabar baiknya, pada temuan terbaru dari para pakar menunjukkan jamur kancing bisa mengurangi resiko kanker prostat dan kanker payudara.

Jamur kancing yg telah diekstrak didalam tubuh dapat mengurangi perbanyakan sel serta memperkecil ukuran tumor. Efek kemoterapi ini dapat kita lihat dengan asupan kurang lebih 100 gram jamur per hari.

Ada juga yang namanya jamur shiitake. Selain jamur kancing, jamur shiitake ini telah digunakan selama berabad-abad untuk mengatasi demam dan flu di Jepang dan juga china. Kandungan Lentinan yang terdapat pada batang jamur shiitake, disebutkan dapat menstimulasi sistem kekebalan didalam tubuh dan membantu mencegah infeksi, serta menunjukkan reaksi dalam aktivitas antitumor.

Pada intinya, jamur bisa meningkatkan imun tubuh terhadap kanker dan infeksi yang disebabkan virus.


~ Jamur sebagai Penghancur Tumor.

Sampai saat ini penelitian tentang manfaat jamur terus dikaji dan masih berlangsung sampai memperoleh formula yang terupdate.

Pada riset yang dilakukan sebelumnya tentang ekstrak jamur putih yang di uji pada seekor tikus, ditemukan fakta bahwa kandungan zat yg ada pada bubuk jamur kancing putih bisa meningkatkan produksi sel pembunuh.

Jika hal ini di berlakukan pada
manusia, maka bisa jadi sebuah berita bagus.

Sebabnya apa? Karena sel pembunuh dapat mematikan sel kanker dan infeksi yg disebabkan karena virus. Kita tunggu saja perkembangannya. Semoga penelitian lebih lanjut dapat membuka mata kita mengenai besarnya manfaat jamur pada tubuh manusia.



Demikianlah sedikit ulasan tentang manfaat jamur pada manusia, sehingga kita bisa memanfaatkannya dan tahu bagaimana Cara hidup sehat dengan rajin mengkonsumsi jamur yang terbukti sejak jaman dulu memiliki sangat banyak khasiat bagi kesehatan.
Tag : kesehatan
0 Komentar untuk "Hidup Sehat Dengan Rajin Mengkonsumsi Jamur"

Back To Top